Untuk kamu, aku dan siapapun yang m’inginkan kemuliaan dariNya

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Wahai orang-orang yang terpejam matanya,…. Perkenankanlah kami, manusia” malam menuliskan sebuah surat cinta kepadamu. Seperti
halnya cinta kami pada waktu malam-malam yang kami rajut di sepertiga terakhir.

Wahai orang-orang yang terlelap !!,
Tak pernahkah kau dengar Sang Insan Kamil, Rasulullah SAW bersabda : “Sesungguhnya   surga
itu ada kamar yang sisi luarnya terlihat dari dalam dan sisi dalamnya terlihat dari luar. Disediakan untuk mereka yang m’beri makan orang-orang yang memerlukannya, m’yebarkan salam serta m’dirikan sholat pada saat manusia terlelap dalam tidur malam.”


Malam-malamku adalah saat yang paling kutunggu. Saat-saat dimana aku bercengkerama dengan Rabbku.
Penghujung malam adalah detik”  t’mahal bagiku.


Wahai orang-orang yang masih terlelap !!…. Masihkah kau menikmati malam-malammu dengan kepulasan ???…  Adakah tergerak hatimu untuk bangkit…, bersegera, mendekat kepada-Nya, bercengkerama dengan-Nya, memohon ampunan-Nya, meski hanya 2 rakaat ??!!…

Tidakkah engkau tahu, bahwa اَللّهُ  turun ke langit bumi pada 1/3 malam yang pertama telah berlalu.
Tidakkah kau tahu, bahwa Dia berkata, “Akulah Raja…, Akulah Raja…, siapa yang memohon kepada-Ku akan Kukabulkan, siapa yang meminta kepada-Ku akan Kuberi, dan siapa yang memohon ampun kepada-Ku akan Ku ampuni.

Bagi kami manusia-manusia
malam, dunia ini sungguh tak ada artinya. Malamlah yang memberi kami kehidupan sesungguhnya. Sebab malam bagi kami adalah malam-malam yang penuh cinta, sarat makna. Masihkah kau terlelap ? Apakah kau menginginkan kehidupan sesungguhnya ? Maka ikutilah jejak kami, manusia-manusia malam.
Kelak kau akan temukan cahaya di sana, di waktu sepertiga malam.
Semoga اَللّهُ  mempertemukan kita di sana, disurga-Nya. O

Kiriman Daria Hanum- Komunitas Peduli Yatim Indonesia (KPYI)