Kehidupan kita di dunia hanyalah tamu.
Karena tamu maka kehadiran kita hanyalah sementara.
Kaya atau miskin hanyalah sementara.
Segala kejayaan atau kegagalan hanyalah sekian puluh tahun.
Jabatan, kedudukan, popularitas & kemuliaan tidak selamanya.

Tidak ada yang menjadi bapak atau ibu selamanya….
Tidak ada suami atau isteri yg abadi….
Tidak ada presiden atau raja selamanya….
Tidak ada direktur atau manager yg abadi…

Sebab kita semua hanya tamu.
Karena tamu, begitu waktunya tiba, kita semua harus beranjak pergi…

Semua harta benda, emas permata, rumah dan kendaraan hanyalah pinjaman.
Walaupun semua aset adalah hasil jerih payah keringat kita,
Walaupun kita mempunyai surat kemilikan yg sah & semua harta benda atas nama kita secara hukum,

Namun semuanya hanyalah kemilikan sementara,
Hanyalah pinjaman!!
Karena pinjaman, begitu waktunya tiba, harus dikembalikan.

Semua yg ada di badan kita….
Yang terkalung di leher……
Yang terselip di jari…..
Yag dikenakan di pergelangan tangan……
Yang tersimpan di saku…..
Semua harus dikembalikan sama seperti ketika kita belum memilikinya!

Ketika lahir dua tangan kita kosong dan ketika meninggal kedua tangan kita juga kosong
Waktu datang kita tidak membawa apa-apa,
Waktu pergi kita juga tidak membawa apa pun

Jangan sombong karena kaya dan berkedudukan….
Jangan minder karena miskin dan hina….
Bukankah kita semua hanyalah tamu…….
Smua milik kita hanyalah pinjaman !!

TETAPLAH RENDAH HATI seberapapun tinggi kedudukan kita….
TETAPLAH PERCAYA DIRI seberapapun kekurangan kita…..                                          Hanya satu kepunyaan kita yang bukan pinjaman yaitu AMAL PERBUATAN
(kiriman Yetty Bachtiar- Group Alumni 24-74 pada tanggal 28 April 2011)