21 April 2011 setelah mencoba memahami dan menjalani larangan Rektor ‘tidak boleh mengajar yang diterima melalui bb” kurang lebih hampir 2 bulan…
Akhirnya saya memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai Karyawan Tetap Universitas Esa Unggul terhitung mulai 1 Mei 2011.
Dengan perasaan berat setelah mengabdi kurang lebih 16 tahun….
Surat pengunduran diri saya buat dan disampaikan ke Yayasan, Rektor dan Rekan Sejawat sesama Wakil Rektor.

30 April 2011 sesuai pesan melalui email dari Rektor yang mengharapkan kedatangan saya pada Dialog Terbuka dengan mahasiswa kelas karyawan, saya datang dengan mengendarai motor milik anak karena mobil dinas telah dikembalikan pada tanggal 29 April 2011.
Sebelum meninggalkan kampus, menyempatkan diri berfoto didepan kampus dengan latar belakang ATM Bukopin.Apa yang dilakukan di bulan Pertama ?
(1) INVENTARISASI KEWAJIBAN ‘HUTANG’ DAN CARA MEMBAYARNYA.
Hutang ke Bank kurang lebih Rp 11 juta perbulan…..
Bagaimana harus membayarnya?…..
Gaji sudah tidak ada lagi…..
Sejak mulai berumah tangga kami tidak pernah punya tabungan, deposito atau sejenisnya…..
Harta yang ada…..
Rumah tinggal type 36 yang ditempati saat ini masih dalam proses cicilan 7 tahun lagi…
Mobil Avanza yang diapakai anak pertama masih dalam proses cicilan 3 tahun lagi….
Mobil Suzuki Karimun nilainya Rp 50 juta masih diperlukan istri untuk kegiatannya.
Rumah type 36 milik istri tidak mungkin dijual karena harta warisan dan posisinya yang bersatu dengan rumah yang ada untuk tempat tinggal saat ini.

Akhirnya, Rumah milik istri dengan nilai Rp 110 juta akhirnya diagunkan ke Bank untuk melunasi pinjaman kartu kredit di Bank tersebut senilai Rp 98 juta rupiah.
Dengan pinjaman baru yang lebih panjang waktunya, akhirnya cicilan hutang yang harus dibayar ke Bank turun menjadi kurang lebih Rp 6,8 juta perbulan.

Kemana harus mencari dana Rp 6,8 juta perbulan?

Dengan bermodalkan BPKB mobil Suzuki….
Saya pergi ke seorang teman SMA, dr Defrizal di Rumah Sakit Dharmais
Setelah bercerita sedikit tentang peristiwa yang terjadi dan dampaknya pada keluarga.
Tanpa berfikir panjang Defrizal mengatakan “Saya akan menanggung separuh hutang Aziz selama 6 bulan kedepan”

SubhanaALLAH……
Mulut ini hanya mampu mengatakan terima kasih namun hati ini ini menangis……..
Tidak mampu mata ini menatap terlalu lama kebaikan sahabatku dan saya segera pamit…
Sepanjang jalan diatas motor dari Rumah Sakit Dharmais ke Serpong , air mata tidak henti- hentinya mengalir ……..

Pagi hari, ketika istri akan berangkat kerja….
Saya bercerita tentang solusi ALLAH yang diberikan melalui Defrizal.
Mulut mengucap terima kasih namun terlihat jelas air matanya mengucur terus…
Pagi hari pukul 09.00 dana Rp 3 juta telah ditransfer Derizal kerekening istri
Alhamdulillah, sebagian hutang yang harus dibayar awal bulan Juni telah tersedia dan untuk 5 bulan kedepan.

Ya ALLAH hari ini telah Engkau tunjukkan kebesaranMU
Hari ini, status kami telah berubah….
Kami saat ini telah menjadi salah satu golongan penerima Zakat sebagai ‘Orang yang mengalami kesulitan karena hutang’
Ya ALLAH rahasia apakah yang Engkau tunjukkan pada kami.
Ya ALLAH ampunilah kami apabila selama ini kami telah lalai
Ya ALLAH berikanlah kami kekuatan untuk tidak berpaling dariMU dalam kemiskinan kami
Ya ALLAH tambahkanlah rezeki Sahabat kami untuk menyalurkan rezekiMU kepada orang-orang yang memerlukannya.

Honor membimbing skripsi di Fakultas Psikologi semester Ganjil 2010 akhirnya keluar.
Keterlambatan pembayaran honor dari Universitas telah memberikan hikmah khusus buat saya dan keluarga
Honor tersebut digunakan untuk membayar sebagian hutang pada awal bulan Juni 2010

Bagaimana membayar sebagian hutang minimal untuk 5 bulan kedepan?
Semoga saja uang pesangon dari Esa Unggul adalah rezeki ALLAH untuk saya dan keluarga