Para Salaf telah sepakat tentang kebenaran adzab dan nikmat yang ada di alam kubur (barzakh). Nikmat tersebut merupakan nikmat hakiki, begitu pula adzabnya, bukan sekedar bayangan dan perasaan.
Pertanyaan (fitnah kubur) itu berlaku terhadap ruh dan jasad manusia, baik orang mukmin maupun kafir, kecuali terhadap golongan tertentu yg telah disebutkan oleh Rssulullah saw dalam sabdanya.

Dalam sebuah hadist shahih disebutkan bahwa Rasulullah saw, selalu berlindung kepada Allah dari siksa kubur.
‎​1. Mereka yang tidak bersuci setelah buang air kecil, sehingga ia masih bernajis….;
2.Mereka yang suka mengadu domba…
3. Mereka yang suka berbuat ghulul…
4. Mereka yang berbuat kebohongan…
5. Mereka yang membaca Al Qur’an akan tetapi tidak melaksanakan apa2 yg diperintahkan dan yang dilarang didalam AL Qur’an…..
6. Mereka yang melakukan Zina (ruh para pezina itu nanti akan disiksa di atas tungku api yg membara)….
7. Mereka yang memakan riba (mereka akan berenang di sungai darah dan akan dihantam dg batu setiap kali mereka menuju ke tepian)…
8.Mereka yg suka berhutang (orang yg berhutang itu akan ditahan masuk surga karena hutangnya).

‎​Adapun perkara2 yang dapat menyelamatkan seseorang dari siksa kubur adalah shalat wajib, shaum, zakat dan berbuat baik berupa kejujuran.  menyambung hubungan segala perbuatan yg ma’ruf dan berbuat baik kepada manusia, juga berlindung kepada Allah Swt dari azab kubur.

Diantara orang yg terbebas dari azab kubur adalah orang yg mati syahid di jalan Allah SWT, Orang yg ribat, orang yang meninggal hari jumat.
(Kiriman jaja-alumni 24-74)