Sayyidah Fathimah (S.A) berkata kepada suaminya Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib (S.A) : “Wahai Abal Hasan, saya mendengar Ayah saya bersabda, “Airmata mampu memadamkan murka ALLAH. Alam kubur tidak akan berubah menjadi Taman Surgawi, kecuali jika seorang hamba secara sadar menangis lantaran takut kepada (siksa) ALLAH.”Imam Ali pun menangis. Sayyidah Fathimah mengambil airmata suaminya itu dan mengusapkan pada wajahnya sendiri seraya berkata, “Wahai Abal Hasan, jika anda menangis karena prihatin atas kondisi umat, niscaya ALLAH mengampuni dosa2 umat tersebut. Wahai Putra Pamanku, engkau bersedih hati dan meneteskan airmata, sementara saya mengusapkan airmata anda kepada wajah saya, agar diri saya diliputi Rahmat ALLAH.”Kisah Fathimah Az-Zahra (Abbas Azizi).
Yaa ΛLLΛH…. demi kecintaan dan air-mata suci kedua insanMu, perbaikilah setiap keburukan yang ada di tengah-tengah kaum Muslimin.
Yaa ALLAH…. sembuhkanlah setiap yang sakit.
Yaa ALLAH…. tutupilah kefakiran kami dengan kekayaan-Mu.
Yaa ALLAH…. ubahlah keadaan kami yang buruk dengan keadaan-Mu yang baik.
Yaa ALLAH…. tunaikanlah hutang-hutang kami, dan cukupkanlah kami darikefakiran..Karena sesungguhnya Engkau MahaKuasa atas segala sesuatu.
Yaa ALLAH…. sampaikan sholawat kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad.الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
Segala Puji hanya bagi ALLAH, Tuhan semesta alam
(Kiriman fifi ke safitri gemilang 77)