Minggu 3 Juli 2011, Istri dan andhika terpaksa kembali kerumah karena perjalanan menuju kampus dihadang masaa yang demo dijalan tol. Akhirnya Kami semua bersantai dirumah duduk didepan TV, ngobrol dan mengunyah apa yang ada.
Tiba-tiba istri dan ibunya anak-anak memecah kesunyian dengan “Ayo, berenang biar badan sehat” . Reaksi yang muncul “Ah, males”, “Mau nunggu kontak pacar nih”. Secepat kilat saya mempersiapkan peralatan renang dan mengulang kembali himbauan istri ‘Hayo berenang, agar asap rokok bisa keluar`dari paru-paru”. Berangkatlah kami menuju kolam renang Di Serpong Golf. Kami sekeluarga biasa berenang untuk olah raga dan hanya sedikit untuk sekedar ‘main air’ dikolam renang. Setelah olah raga ringan meregang  badan mulailah kami turun keair dan meluncur bersama dengan santai antara satu sisi melebar yang satu ke sisi lain tanpa henti terkecuali untuk sekedar mengambil nafas. Alhamdulillah, ketika Andhika sudah sampai 20 menyelesaikan 20 x 25 m, Anditia telah mencapai 16 x 25 m dan saya 12 x 25m (kami selalu menggunakan patokan 20 x 25 m untuk fittness). Setelah itu, saya mulai berenang kembali melengkapi 20x 25 m, andhtia 30 x 25 m sedangkan andhika mengambil jalur memanjang 4 x 50 m.

Selesai berenang, kami menuju rumah makan AMPERA yang ada dijalan raya menuju rumah. Istri yang pada saat kami berenang menunggi di ruang tunggu sambil memeriksan hsila ujian mahasiswa, kini duduk bersama menikmati gurihnya masakan sunda.

Kegiatan kali ini, berbarengan dengan mensyukuri honor pertama saya sebagai pembicara pengganti dari istri pada pembukaan SDIT Al-Muttaqien dengan judul Membentuk Kercedasan dan Karakter Anak menurut Islam.