PIKIRAN KECIL membicarakan ORANG…
PIKIRAN SEDANG membicarakan PERISTIWA…
PIKIRAN BESA membicarakan GAGASAN.

Maka sebagai akibatnya …
PIKIRAN KECIL akan menghasilkan GOSIP…
PIKIRAN SEDANG akan menghasilkan PENGETAHUAN…..
PIKIRAN BESAR akan menghasilkan SOLUSI.
Ketiga jenis pikiran ini ada di dalam setiap otak kita.
Pikiran mana yang lebih mendominasi kita…begitulah apa yang dihasilkannya.

Kalau setiap saat otak kita dipenuhi oleh Pikiran Kecil, maka kita akan selalu asyik dengan urusan orang lain, namun tidak menghasilkan apa-apa, kecuali perseteruan.
Kalai Pikiran Besar yang mendominasi, maka ia akan aktif menemukan terobosan baru.

PIKIRAN KECIL senang menggunakan kata tanya “SIAPA”…
PIKIRAN SEDANG senang menggunakan kata: “ADA APA”…
PIKIRAN BESAR selalu memanfaatkan kata tanya: “MENGAPA” dan “BAGAIMANA”.

Dalam melihat satu peristiwa yang sama, misalnya jatuhnya buah apel dari pohonnya, akan cenderung ditanggapi berbeda.

PIKIRAN KECIL akan tertarik bertanya “Siapan yang kejatuhan apel kemarin?”…
PIKIRAN KECIL akan bertanya: “Apakah sekarang sudah mulai musim buah apel ?…
PIKIRAN BESAR akan bertannya “Mengapa buah apel jatuh kebawah bukan keatas?”
Dan pikiran yang terakhir itulah yang konon mengisnpirasi SIR ISAAC NEWTON menemukan TEORI GRAVITASInya yang terkenal.
Tidak ada satupun prestasi atau karya di dunia ini yang dihasilkan oleh Pikiran Kecil.

Di samping itu, ketiga jenis pikiran ini juga mempunyai ‘MAKANAN’ FAVORIT yang berbeda.
PIKIRAN KECIL biasanya senang melahap TABLOID, INFOTAINMENT, KORAN MERAH
PIKIRAN SEDANG amat berselera dengan KORAN BERITA
PIKIRAN BESAR memilih BUKU-BUKU/ ARTIKEL yang membangkitkan INSPIRASI.
(Kiriman Prof Raihan- Alumni ESIZSY