Kebutuhan makan, minum dan hubunhan sex ada pada manusia dan binatang sehingga ketiga kebutuhan tersebut dapat disebut sebagai naluri/fitrah binatang. Manusia memilki fitrah lain yang berasal dari Roh yang ditiupkan Allah sehingga manusia menjadi berbeda dengan binatang. Walaupun demikian, martabat manusia dapat saja turun sama atau bahkan lebih rendah dari binatang manakala dalam kehidupannya hanya melulu memuaskan kebutuhan makan, minum dan sex belaka.

Tujuan puasa bukanlah hanya menahan lapar, haus dan kebutuhan sex disiang hari tetapi dengan mengendalikan naluri(fitrah) binatang yg ada dalam diri dapat diharapkan tumbuhnya fitrah kemanusiaan yg ada dalam diri yaitu fitrah KEBENARAN dan KEBAIKAN
Selama 11 bulan lalu mungkin saja kedua fitrah tadi telah berkurang/ hilang sehingga perlu dilatih kembali selama 30 hari dengan cara mengendalikan fitrah binatang yang ada dalam diri (makan, minum, sex) agar fitrah KEBENARAN dan KEBAIKAN dapat tumbuh subur dalam diri orang-orang yang berpuasa.

1. Oang beriman yang berpuasa diharapkan menjaga mulut untuk hanya berkata yang BENAR atau tidak bohong, mendengar yang BENAR atau tidak suka gosip) dan melihat yang BENAR atau hanya yang menjadi miliknya
2. Orang beriman yang berpuasa diharapkan dapat berpegang teguh kembali dengan SUMBER KEBENARAN yaitu Al-Quran dengan membaca dan mengkajinya
3. Orang beriman yang berpuasa diharapkan dapat melatih KEBAIKAN terhadap orang lain (fakir miskin, musafir)

Semoga pada akhir ramadhan fitrah kebenaran dan kebaikan akan menyinari kembali diri kita mengalahkan naluri kita utk mengumbar makan, minum dan sex

Yang benar dari Allah dan yg keliru datangnya dari kekeliruan penulis