Sombongnyaa aku ya اَللّهُ
Hanya karena aku sedang sibuk dengan urusanku….
PanggilanMu ku abaikan..
Padahal nikmat berupa nafas saja aku tak mampu menghitungnyaa…

Sombongnyaa aku ya اَللّهُ
Hanya karena aku seorang yang melimpah harta, sahabat, dan cinta..
Ayat suciMu tak lagi kupedulikan..
Pdahal nikmat 360 otot tubuh γα̣̣ήƍ bergerak setiap waktu dlm tubuhku,tak pula mampu ku balas padaMu..
Sombong sekali aku ya اَللّهُ
Karena telah berulang kali Kau beri nikmat, aku hanya mengucap alhamdulillah
Tanpa pernah mengerti Kau beri nikmat agar jiwa ini tahu rasa terima kasih..
Bukan sekedar ucapan..

Ya اَللّهُ
Mungkin jika kau tunjukkan kekotoran hati ini….
maka hatiku lah yang paling hitam legam..
Tapi Engkau begitu bijak meletakkan semua aibku didalam..
Agar tak ada yang mampu melihat kebusukkanku..

Ya اَللّهُ
Hari ini….
Saat aku membaca pesan ini….
Izinkan aku bersujud panjaang diatas sajadahku..
Menangisi setiap waktu yang ku tinggalkan hanya utk hal dunia yang menyesatkan..
Engkau yang Maha Pengampun, Maha Suci dan Maha Besar..
Tiada daya upaya yang mampu melampaui kekuasaanMu..

Aku lemah ya اَللّهُ..
Maafkan aku..
Laa ilaaha illaa anta, subhaanaka innii kuntu minazhzhaalimiin…
(Kiriman Heru- Alumni 24-74)