Tanah airku entah kenapa…
Negeri elok jadi merana…
Tanah dahulu yang sangat mulia…
Telah dijarah sepanjang masa…

Tanah airku kini telah uzur…
Tempat korupsi nan amat subur…
Tempat kolusi para mafia…
Ada di mana-mana…
Melambai-lambai…
Menggoda hati…
Berbisik-bisik untuk kuasa…

Membuat malu…
Dan rendah diri…
tanah airlku…oh kenapa..

Soenan Hadi Poernomo-
Kiriman Pujo Parmadi yg dikutip dari Surat Pembaca TEMPO Soenan Hadi Poernomo edisi 12-18 Sept. 2011