Dalam sebuah konferensi, seorang dokter laki-laki dan seorang dokter
perempuan saling melirik… Sampai kemudian dokter laki-laki mengajak dokter
perempuan makan malam dan ia menerima…
Saat mereka duduk makan malam di sebuah restoran, dokter perempuan permisi pergi mencuci tangannya….
Setelah makan malam, akhirnya sampailah mereka di ranjang kamar hotel dokter perempuan…
Ketika suasana mulai menjadi hangat, dokter perempuan lagi-lagi pergi mencuci tangannya… Setelah itu mulailah mereka tidur bersama…
Setelah itu, dokter perempuan kembali mencuci tangannya… Ketika selesai, dokter laki-laki
berkata, “Berani taruhan pasti kamu dokter bedah.” …
“Betul, tahu dari mana?” jawab dokter perempuan.
“Mudah, kamu kan selalu mencuci tangan.”Kemudian dokter perempuan berkata, “Berani taruhan kamu pasti ahli anestesi.”
“Wow, bagaimana kamu tahu?” kata dokter laki-laki itu.
“Saya tidak merasakan apa-apa tadi.”
(Kiriman Raihan-Alumni 24-74)