Seekor burung Canada ragu-ragu untuk migrasi ke selatan untuk menghadapi musism dingin…
Kepada diri sendiri dia berkata, “Aku pasti bisa menghadapi misim dingin, toh banyak hewan lain mampu melewatinya. Jadi, mengapa harus pindah?”
Manakala burung-burung lainnya berbondong-bondong terbang menuju Amerika Selatan yang hangat, dia tetap tinggal dalam dekapan musim dingin yang semakin menusuk…
Menjelang akhir November, si burung Canada mulai menyesal sebab udara dingin semakin menusuk-nusuk tubuhnya….
Tidak pernah dia merasakan kedinginan seperti itu…
Tidak hanya itu, dalam kondisi seperti itu diapun tidak berhasil menemukan makanan….Akhirnya dia sadar bahwa kalau tidak segera pergi dari sana, dia tidak akan bisa bertahan.
Burung canada mulai terbang sendirian ke selatan…
Setelah beberapa lama terbang, turun hujan, mengenai sekujur tubuh, lalu membeku di kedua sayap….
Akhirnya dia mengambil keputusan untuk segera mendarat, dan landing pada sebuah kandang sapi…
Sementara dia tergeletak kelelahan…
Lewatlah seekor sapi melangkahinya, lalu membuang hajat persis diatas badannya… Burung Canada angsung merasa jijik dengan bau yang menimpanya….
Dia mulai menggerutu “ Sudah mau mati, ditimpa tangga pula”
Ketika itulah, seekor kucing yang berbaring di jerami mendengar nyanyian..
Dengan rasa penasaran, si kucing beranjak , dan mencari suara itu, dan melihat burung canada yang sedang bernyanyi…
Sang kucing menghampiri, kemudian mengeluarkan burung dari kotoran, membersihkan, lalu …. Memakannya

MORAL CERITA
1.Tidak semua yang mengotori kita adalah musuh dalam kehidupan. Terkadang kita sudah memberi penilaian tidak baik terhadap seseorang, ternyata menjadi jalan untuk keberhasilan
2.Tidak semua yang membersihkan kotoran adalah rekan kita. Banyak upaya yang terkesan menolong namun sebaliknya menjatuhkan
(Kiriman Safitri)