Setelah shalat subuh, kami berangkat menuju masjid At-Tien untuk melaksanakan shalat ‘Idul Adha yang jatuh pada tanggal 6 November 2011. Seperti sudah diperkirakan sebelumnya, jamaah shalat pasti akan sangat ramai sehingga mobil tidak mungkin lagi masuk ka parkir halama masjid tetapi di tepi jalan.

Menunggu dimulainya shalat, semua jamaah mengumandangkan takbir dipimpin oleh petugas. Selain menyaksikan jamaah yang bergerak mencari tempat kosong hanya terdengar suara takbir. Allaaahu Akbar… Allahu Akbar… Allahu Akbar. Pengakuan hati dan lisan terhadap kebesaran Allah,  kenangan suara takbir dari ayah ketika masih hidup serta suasana Armina membuat air mata menetes berkali-kali.

Pelaksanaan ibadah haji yang terjadi di ARMINA (Arafah, Mekah, Medinah) harusnya akan membentuk karakter pribadi dan umat islam yang selalu (1) Mengagungkan Allah dan hanya Allah – dengan ucapan, sikap dan perbuatan (2) Saling meningkatkan ukhuwah diantara muslim (ukhuwah islamiyah karena Allah ) tanpa batasan suku, bangsa dan organisasi, serta (3) Rela melakukan pengorbanan untuk meraih kemuliaan hidup dunia dan akhirat

Ya Rabbi…
Ketika Engkau menebar keberkahan dan keselamatan di hari Arafah ini, maka tebarkan pula kepada kami dan saudara-saudara kami .
Yaa Rahman Rahiim…
Jadikan kami dalam golongan orang yang selalu menerima rahmat kasih sayang-Mu.

Yaa Razaaq yaa Basith…
Luaskan rezeki yang barokah kami

Yaa Barii..
Mudahkanlah hidup kami dan sembuhkanlah segala penyakit dalam jasad dan ruh kami

Yaa Qudus..
Jauhkan kami dari segala penyakit hati,

Yaa Rofi…
Muliakan dan tinggikan derajat kami,

Yaa Malikul Mulki…
Jagalah kami dalam kuasa-Mu.

Yaa Syakur…
Jadikanlah kami ahli berrsyukur,

Ya ghoffar..
Ampunillah kami baik di dunia maupun di akhirat.
Aamiin ya rabbal ‘Aalamiin..