Tahun baru Hijrah diawali oleh peristiwa pindahnya masyarakat muslim dari Mekah ke Madinah dibawah komando Nabi Besar Muhammad SAW, yang pada saat menjelang peristiwa tersebut,  suasana bathin yang ada dalam diri Rasullallah adalah Sedih, Tertindas dan Risau.

1) SEDIH karena Istri tercinta Siti Khadijah yang selama hidupnya banyak memberikan dukungan moril dan material bagi dakwah baru saja meninggal,

2) TERTINDAS karena pamannya AbuTalib yang sangat disegani bangsa Quraisy telah meninggal sehingga nabi kehilangan pelindung politis dari perjuangannya.
3) RISAU krn perpecahan, maksiat dan kejahilan lainnya merajalela.

HIJRAH yang bermakna pindah , berubah atau perbaikan dalam konteks kehidupan hari ini bermakna pada perbaikan keimanan, sikap dan perilaku yang meliputi ;
1) KEMUSYRIKAN menjadi TAUHID 2) KEGELAPAN/zulumat /TANPA ARAH menjadi TERANG/NUR, TERARAH hanya pada ALLAH, penuh pencerahan/pembaharuan.  3) Takabbur Membesarkan diri menjadi TAKBIR (membesarkan Allah),
4)  KEKUFURAN menjadi ISLAMI
5)  TAKATSYUR (ber-megah-2an/ber-foya foya menjadi TASYAKUR (bersyukur = menggunakan seluruh pemberian Allah di jalan Nya),
6) KEGELISAHAN menjadi  TENANG
7) MAKSIAT menjadi TA’AT (b)dari IBADAH menjadi NIKMAT IBADAH
8) PERPECAHAN menjadi PERSATUAN,
9) KESENDIRIAN menjadi KEBERSAMAAN,

Dengan melakukan hijrah bathin dan perilaku secara sunguh-sungguh, ALLAH akan memberikan karunianya  yang teramat penting dan berharga yaitu :
1) DITINGKATKAN DRAJATNYA sebagaimana firman Allah dalam
Surah At-Taubah ayat 19 ” Orang2 yg beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dgn harta dan jiwa mereka adlh lbh tinggi derajatnya disisi Allah. Mereka itulah yg memperoleh keuntungan”

2) RAHMAT/KASIH SAYANG ALLAH sebagaimana firman Allah dalam surat Al-baqarah ayat 218 ” sesungguhnya orangIorang  yang beriman dan orang yang berhjirah dan berjihad di jalan Allah, mereka itulah orang2 yg mengharapkan rahmat Allah. Allah maha pengampung lagi maha penyayang

3) DIHAPUS KESALAHANNYA dan DIBERIKAN SYORGA sebagimana firman Allah dalam surat Ali Imran ayat 195 “….Maka org yg berhijrah, yg diusir dari kampung halamannya, yg disakiti pada jalanKU, pasti akan Aku hapus kesalahan mereka dan pasti Aku masukkan mereka kedlm surga-surga yg mengalir dibwhnya sungai sungai sebagai pahala dari Allah dan disisi Allah ada pahala yang baik”

Hari hari lewat…
Pelan tapi pasti…
Hari ini…
Aku menuju satu puncak tangga yang baru…
Karena aku akan membuka lembaran baru…
Untuk sisa jatah umurku yang berkurang…

Daun gugur satu-satu…
Semua terjadi karena ijin Allah…
Umurku bertambah satu-satu..
Semua terjadi karena ijin Allah…

Ketika aku tengok ke belakang…
Ternyata aku masih banyak berhutang…
Ya, berhutang pada diriku…
Karena ibadahku masih pas-pasan..

Kuraba dahiku…
Astagfirullah..
Sujudku masih jauh dari khusyuk..
Kutimbang keinginanku..
Hmmm, masih lebih besar duniawiku…

Ya Allah….
Akankah aku masih bertemu tanggal dan bulan yang sama di tahun depan????
Akankah aku masih merasakan rasa ini pada tanggal dan bulan yang sama di tahun depan???
Masihkan aku diberi kesempatan??

Ya Allah…
Tetes airmataku adalah tanda kelemahanku…
Rasa sedih yang mendalam adalah penyesalanku…
Astagfirullah……

Jika Engkau ijinkan hamba bertemu tahun depan…
Ijinkan hambaMU ini, mulai hari ini lebih khusyu…

Ya Allah…
Ampunilah segala dosa dan kesalahan yg kami lakukan dimasa lalu..
Jagalah kami untuk tidak melakukan kesalahan dan dosa di waktu mendatang…
Terimalah amal ibadah kami…,
Bimbinglah kami selalu dalam ketaatan…

Yaa Allah…
Muliakanlah saudara kami… Lapangkanlah Hati nya…
Bahagiakanlah Keluarga nya… Luaskanlah rejeki nya….  Mudahkanlah segala Urusan nya… Jauhkanlah dari segala Penyakit, Fitnah, Prasangka keji dan Sifat Mungkar…
Terimalah semua Amal Ibadah nya..
Jadikan sebagai Penghuni Surga-Mu bersama Al-Musthofa, Aamiin ya Robbal alamiin.

Semoga pergantian tahun 1433 H dapt dijadikan sebagai moment terbaik untuk muhasabah/introspeksi dan mendapatkan karunia ALLAH