1. Allah SWT menyuruh umat islam mengerjakan shalat dgn orang2 yang mengerjakan shalat “Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku’lah bersama orang-orang yang ruku- Al-Baqarah 43)

Perhatikan di ayat diatas yang dimaksud perintah ruku’ bersama orang2 yang ruku setelah didahuli dgn perintah shalat

2. Allah menghukum orang yang tidak memenuhi seruan mu’adzin untuk kemudian mengerjakan shalat berjamaah ” Pada hari betis disingkapkan dan mereka dipanggil untuk bersujud maka mereka tidak kuasa, pandangan mereka tunduk kebawah lagi mereka diliput kehinaan. Dan sesungguhnya mereka dahulu didunia diseeu untuk bersujud dan mereka dalam keadaan sejahtera (Al-Qalaam-43)3. Perintah shalat jamaah bukan hanya berlaku pada keadaan normal tapi juga pada keadaan yang mencekam (perang) ” dan apabila engkau berada ditengah-tengah mereka lalu engkau hendak melaksanakan shalat bersama, maka hendaklah sebagian dari mereka berdiri besertamu dan menyandang senjata mereka…” An-nisaa ayat 102

Kesimpulan ‘sementara’
(1) Manakala kita mendengar seruan adzan dari masjid maka wajib untuk shalat jamaah dimasjid. Seruan adzan yg kita dengar dari masjid bukanlah hanya pertanda waktu shalat telah tiba tetapi menyeru/mengundang utk ruku’ bersama (berjamaah) di masjid

(2) Apabila kita mendengar seruan/panggilan adzan dari masjid di lingkungan kita lalu kita shalat jamaah dirumah, maka kita bukanlah termasuk org yg mendengar seruan/panggilan untuk ruku bersama dari tempat yang menyeru (masjid)

(3) Apabila pada saat dirumah/dikantor tidak mendengar seruan/panggilan dari masjid dengan alasan teknis (suara adzan dari masjid terdekat tdk terdengar atay tertidur ) maka Allah maha mengetahui