‎​Mbak Par bermaksud memutuskan pacarnya Robbi (orang bule). Akan tetapi, karena dia tidak berani bertemu muka maka Mbak Par menulis surat ke Robbi dengan berbekal pengetahuan english yang pas2an. Berikut ini isi suratnya:

“Hi Robbi, together this letter I want to give know you (hei Robbi bersama surat ini saya mau beri tahu kamu)…
I want to cut connection we
(saya mau putuskan hubungan kita)…
I have think very cook cook (saya sudah pikirkan masak2)…I know my love only clap half hand (saya tau cinta saya hanya bertepuk sebelah tangan)… Correctly I have see you go with a woman entertainment in town with my eyes head alone (sebenarnya saya telah lihat kamu pergi dengan wanita penghibur di kota dengan mata kepala saya sendiri)…
You always ask sorry back back river (kau selalu meminta maaf ber ulang2 kali)…
You eyes drop tears crocodile (matamu mencucurkan air mata buaya)…
You correct correct a man crocodile land (kau benar2 lelaki buaya darat)…
So I cut connection and pull body from love triangle this (jadi saya putuskan hubungan ini dan menarik diri dari cinta segitiga ini)..
I cry night2 untill no more eye water thinking about your body (saya menangis ber malam2 sampai tidak ada lagi air mata memikirkan dirimu)…
I don’t want to sick my liver for two river (saya tidak mau sakit hati untuk kedua kalinya)…
Safe walk Robbi (selamat jalan Robbi)…
Girl friend of your liver (kekasih hatimu)…
Pariyem lion on the table (Pariyem Singo Dimejo)
(Kiriman A.Juwari- Alumni STEKPI)