Waktu adalah nafas yg tak akan kembali..
Manusia hanyalah pengendara diatas punggung usianya..
Digulung hari demi hari, bulan, dan tahun tanpa terasa..
Nafasku terus berjalan, setia menuntunku ke pintu kematian..
Sebenarnya dunialah yang kujauhi & liang kuburlah yang kudekati..
Satu hari berlalu, berarti 1 hari berkurang umurku..
Umurku yg tersisa di hari ini sungguh tak ternilai harganya, sebab esok hari belum tentu jadi bagian dari diriku..
Karena itu, jika hari berlalu tapi tiada amal kebajikan & keimananku yg bertambah, apalah arti hidupku di mata Allah..
(Kiriman Michi-T07 ITB)